16.12.11

23 Februari 2009,


Ada bayang hitam dan putih pada masa lalu 
Berputar dan mengulang kembali 
Ketika jarak bukanlah masalah yang berarti 

Keberadaanmu tertutupi jauh 
Tanganmu melepas tanganku, 
kemudian kau biarkan aku berlari jauh sendiri di kejar waktu 

Peluh basah bercampur asin air mata tangisan ini 
Aku berhenti tak percaya 
Kau terhenti secepat ini 

Sekarang aku tidak dapat berhenti berlari 
Aku dikejar waktu 
Aku diburu rindu 
Aku dikhianati jarak 


Dulu, di bawah langit yang sama 
kau bagi segala renyah tawamu 
kini langit pun memisahkan 
membuatku terbenam, tenggelam, 
jatuh sakit ditinggalkanmu 

Kau pulang sebelum senja 
Mengapa Tuhan begitu merindukanmu? 
Mengapa kau kirimkan duka bersama kepergianmu?




Sederet kata-kata itu saya tulis awal tahun 2009. Kadang lucu melihat lagi tulisan-tulisan saya jaman dulu. Sekedar nostalgia. Dulu mungkin nulisnya setengah mewek, tapi sekarang cukup tersenyum. Time kills the pain, right? :)

9.12.11

Nadia Dwistiani, biasanya selalu ngeshare cerita bagus entah dari novel, film, bahkan blog ke gue. Kemarin sore dia sms gue sekedar nyuruh gue ngebuka sebuah blog.

http://christinamariapanjaitan.wordpress.com/

Bercerita soal.... Kalian sebaiknya membacanya sendiri.

Pasti butuh waktu lama untuk menulis postingan blog sepanjang itu. Dan butuh kesiapan bathin setidaknya untuk merangkai kembali kata-kata, sekedar menghidupkan memori sebelumnya. Sebenernya tujuan postingan gue ini hanya untuk mengingatkan.. Kawan, nggak ada yang pernah bilang kehilangan itu hal yang mudah. Setiap orang memiliki cerita hidupnya masing-masing. Christina Maria pun punya cerita hidupnya sendiri. Tapi dia berhasil menggugah saya bahwa kehilangan itu tidak selalu berujung pahit. Dia bahkan menurut saya bisa memberikan energi positif untuk para pembaca blognya lewat cerita hidup Willson Joshua yang benar-benar menginspirasi. Kawan, ada orang yang mengalami kehilangan dan tetap membagi ceritanya itu dalam bingkisan bernama kenangan dan pengalaman. Ya, jadikan itu kenangan dan peringatan bagi kita yang membaca.

4.12.11




 Si centil tambah umur tambah centil, Happybirthday Asti! Ini judulnya, anak UNPAD yang ngadain acara, sekaligus anak ITB reunian. Makasih makan-makan nya! Enjoy your birthday :D




Selamat kamu sudah berumur "besar" Desinta Adisa Hoesni! Keep in touch with Allah, always ok? <3

29.11.11

Saya adalah salah seorang mahasiswi yang masih bisa dikatakan lebih beruntung dari yang lain. Sebagai mahasiswi yang tinggal jauh dari orangtua alhamdulillah saya selalu mendapat uang saku lebih dari cukup untuk makan, ongkos, mengerjakan tugas, bahkan untuk bersenang-senang.

Sayangnya, saya terkadang suka lupa bagaimana uang itu bisa sampai di tangan saya. Saya sering kali lupa bagaimana orangtua saya mencari uang untuk akhirnya saya tidak merasakan kekurangan meskipun jauh dari mereka. Astaghfirullah....

Saya tidak pernah benar-benar berniat begitu, tapi terkadang nafsu manusia untuk memiliki banyak hal sering kali tidak bisa terkontrol. Namun karena membaca sebuah blog mengenai bapak-bapak penjual amplop di depan mesjid dekat kampus saya, saya menjadi sadar.. Ada sejuta alasan untuk saya lebih menghargai pemberian orangtua saya. Pada uang itu juga ada hak dari orang-orang lain. Pada uang itu juga, terdapat banyak ujian hidup yang harus kita sadari bahwa tidak selamanya uang ataupun harta benda lainnya tetap kita miliki. Ada waktunya Allah akan membawa semua itu pergi menjauh dari kita, hanya untuk mengingatkan akan kebesaran-Nya.

Untuk pencerahan bathin kita : http://rinaldimunir.wordpress.com/2011/11/19/bapak-tua-penjual-amplop-itu/

30.10.11

Oktober akan berakhir.. Ada baiknya sekarang posting soal foto-foto ultah ke-13 gue tanggal 4 september kemarin. Typo, ultah ke-15 maksutnya :p







Makasih ya formasi Bandung-Jatinangor kumpul di rumah. Makasih loh kuaci nya, gue beneran bukan hamster....... Dan resmi lah tahun ini adalah tahun terakhir berumur belasan. (Loh tadi katanya masih 15 tahun). Thx a lalala lot ya Fadhel, Desinta, Ipak, Ryan, Uci, Iki, Daniel, Gilang. Makasih juga yg udah ngucapin dimanapun itu. Makasih buat yg pada sok-sok an rebutan ngucapin ultah paling pertama buat gue tapi sangat amat disayangkan hp gue mati jadi ga ketauan siapa yang ngucapin pertama hahaha. TAHUN DEPAN AING UDAH TUA!

3.10.11

September - Oktober
Sepanjang tahun, bahkan selama beberapa tahun belakangan ini sepertinya dalam jangka waktu September dan Oktober lah air mata banyak terbuang sia-sia.

Awal September.
kebahagiaan maksimal. Lebaran hari pertama ada tamu istimewa walaupun harus ditemani kroco nya untuk sekedar santap opor dengan soto padang dan dendeng buatan mama.  Papa menyambut mereka juga dengan baik. Ya entahlah obrolan pria gak jauh dari kebencian sama politik ataupun kehidupan perkuliahan.
4 September 2011. Dia menghadirkan kebahagiaan tambahan. Formasi Jatinangor dan Bandung merapat di rumah. Orang2 dalam formasi yang membawa kamera-kamera, kue dan lilin ulangtahun, hadiah yang juga mengandung unsur kebodohan di dalamnya. Teriakan dan nyanyian ketika pintu saya buka dan ruangan masih gelap. Setelah larut, semua pamit pulang. Namun formasi pecah di jalan, satu orang komandan pasukan membelokan mobil kembali ke depan rumah saya meminta saya keluar hanya untuk memberikan kado yang sekarang selalu berada di sebelah bantal tidur saya.  Lubututu :-)


Yah airnya merembes juga dari ujung mata. Obrolan penting di Y!Messenger mengenai dua orang penting dari bagian hidup kami masing-masing. Dua orang yang pastinya sekarang sedang bergosip mengenai kami dari jauh sana. Kami selalu mendoakan kedamaian kalian di sisi Tuhan. Dari sini kami mengerti tentang ke-ikhlasan.


Pertengahan September.
Samuha Agni Prakasa. Api nya redup dari luar. Perkumpulannya menjadi individu saja. Perang mulut, batin ribut. Kantin GKU Barat siang hari, cengeng nya keluar lagi. Maafkan kami para wanita minoritas yang susah menutup saluran air mata. Terkadang merasa tak sanggup menghadapi 52 ksatria jantan. Kalian jantan, tapi pedang kalian terkadang salah sasaran bung. Tak perlu pedang untuk melukai wanita.

Malam hari beberapa hari sebelum pengabdian masyarakat kami sebagai mahasiswa. Ada sedikit tangisan yang saya jatuhkan di pundak Fadhel. Saya bilang padanya, api perkumpulan saya padam.

Tidak berhenti, saya masih melakukan sesuatu. Menyulut kembali kobaran api.

Akhir September.
61 buah amanah berbentuk slayer. Tuhan, berikan kami istirahat!

Jawaban dari Tuhan:
1 Oktober 2011
Samuha Agni Prakasa adalah keluarga baru MTM ITB. Pelukan dan ucapan selamat saling bersahut-sahutan. Lalu kembali menangis seperti anak kecil. "Kenapa kami ga bisa barengan semuanya menjadi keluarga baru?" saat itu malam hari pukul 10. Langit gelap, pandangan kabur, berkali-kali menghentikan air mata dengan sarung tangan merah maroon itu namun sulit.
"Nanti kami akan jelaskan lebih lanjut, teman-teman kamu masih bisa menjadi 'keluarga' nantinya. Ayo, tenang dulu." Ketua Pelaksana Acara datang menjelaskan.

3 Oktober 2011
Matanya merah, ada yang keluar lagi.
"Gue cuma mau berkembang seperti yang lain.."
"Aing ngerti, aing ga mau maneh jadi 'korban' angkatan. Aing ga mau liat temen cewe aing dikorbanin terus. Ayo, kita sama-sama berkembang ya!" ---- "Pikirin dulu buat diri sendiri. Jangan mikirin orang lain terus. Capek ces."

Sumpah.saya.cengeng.
Sumpah.saya.ga.pernah.begini.sebelumnya.